Sejarah

Sejarah Tersembunyi di Balik Kemerdekaan Indonesia

Sejarah Tersembunyi di Balik Kemerdekaan Indonesia

Pada hari ini : Selasa, 17 Agustus 2021 dengan suasana kemerdekaan Indonesia yang ke-76. Marilah kita bersama-sama bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya kepada kita semua sehingga kita masih di berikan umur yang panjang, rezeki yang lancar dan bisa berdiri tegak dalam memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia aamiin aamiin ya rabbal alamin.

Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa Islam berperan penting ikut andil dalam kemerdekaan Republik Indonesia. Tapi apa daya, orang-orang yang membenci islam, orang-orang yang iri dengan islam, mereka semua menyembunyikan banyak sejarah tentang kemerdekaan Indonesia terutama tentang adanya campur tangan Islam di dalam kemerdekaan Indonesia. Islam mulai begitu asing, kita lihat sekarang, dosen malu membicarakan Islam di depan mahasiswanya, guru malu membicarakan Islam di depan muridnya.

Kenapa?
Karena takut di cap anti NKRI, tidak berjiwa kebangsaan dan hanya membawa-bawa agama.

Kita bersama orang orang yang beriman dalam rangka

(وَتَوَاصَوۡا۟ بِٱلۡحَقِّ وَتَوَاصَوۡا۟ بِٱلصَّبۡرِ)

Saling mengingatkan dalam kebenaran
Saling mengingatkan dalam kesabaran
Harus kita angkat tinggal kebenaran ini, bahwa Indonesia merdeka karena teriakan “Allahu Akbar”
Bung Tomo di Surabaya meneriakkan “Allahu Akbar”
Tengku Umar di ujung Sumatra Aceh meneriakkan “Allahu Akbar”
Sultan Hasanuddin di Sulawesi meneriakkan “Allahu Akbar”

Perlu diketahui banyak orang yang tidak tau, kita lihat bersama Indonesia merdeka pada hari Jum’at tanggal 17 Agustus 1945 masehi atau 09 Ramadhan 1364 Hijriyah. Ada 2 kemuliaan di dalamnya :

1. Yang pertama adalah hari Jum’at semua orang beriman, semua orang tau hari Jum’at adalah syaidul ayyam.
2. Yang kedua bulan suci Ramadhan, semua orang tau bahkan orang-orang diluar islampun tau bahwa ramadhan adalah bulan yang suci, bulan yang penuh berkah, bulan yang penuh magfiroh bagi umat Islam.

Angka 17 bukan angka sembarangan, bukan angka semata-mata kebetulan, tapi angka 17 adalah simbol jumlah rakaat sholat 5 waktu.

Isya 4 rakaat
Subuh 2 rakaat
Zuhur 4 rakaat
Asar 4 rakaat
Magrib 3 rakaat

Jumlahnya adalah 17

Berdiri tegak pantang mundur
Walau saat itu tentara Belanda
Walau saat itu tentara Jepang
Menjajah dengan meriamnya, menjajah dengan senapanmya, tapi pahlawan-pahlawan kita
Ulama dan para pengikutnya
Kyai dan para santrinya tidak gentar sama sekali walaupun mereka hanya bersenjatakan bambu yang sering kita sebut bambu runcing.

Mengapa?
Karena mereka teguh di bawah kalimat takbir
“Allahu Akbar”

Saat sudah di pastikan Indonesia merdeka pada 09 Ramadhan 1364 Hijriyah, Ir Soekarno dalam keadaan berpuasa berdiri tegak di atas mimbar melontarkan kata-kata yang sangat bermakna bagi bangsa Indonesia yaitu proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Indonesia merdeka bukan sembarang merdeka
Indonesia merdeka dengan dasar Pancasila
Semua orang dari suku yang berbeda
Dari agama yang berbeda
Mereka tau bahwa sila pertama Pancasila adalah ketuhanan yang maha esa
Apakah tuhan itu Tuhan pohon?
Apakah tuhan itu Tuhan lembu?
Apakah tuhan itu Tuhan berhala?
Tidak
Tuhan itu adalah Allah SWT

Sebagaimana telah di tafsirkan di dalam muqoddimah, di dalam pembukaan UUD 1945 yang berbunyi: “atas berkat Rahmat Allah yang maha kuasa” dan itu selalu di ucapkan terus menerus oleh anak-anak dan dewasa di setiap upacara pengibaran bendera merah putih bendera republik Indonesia.
Dari sini kita bisa memaknai bahwa Islam berperan penting dalam ikut andil kemerdekaan Indonesia.

Indonesia merdeka bukan hadiah dari jepang
Indonesia merdeka bukan hadiah dari Belanda
Indonesia merdeka bukan hadiah dari para penjajah
Tapi Indonesia merdeka karena Rahmat dari Allah SWT

-Tulisan di atas adalah beberapa kesimpulan yang penulis rangkum dari beberapa kalam para tokoh yang tidak bisa penulis sebutkan namanya satu persatu.-

Merdeka Allahu Akbar.

By : Ibnu Thurab

Baca juga :

Sejarah Singkat Nabi Muhammad SAW Sejak Lahir Hingga Perjalanan Pertama Nabi ke Syam

Thuadmin

Mahasiswa S1 INTERNASIONAL UNIVERSITY OF AFRIKA Asal : Padang Cermin, Pesawaran, Lampung TTL : 30 Desember 1999

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button